Gambar terindah, Anak-anak komunitas magenta

Sebelas gambar anak-anak komunitas magenta yang mengikuti pameran di dubes rusia di jakarta.




























































































Gambar Terindah, Aisya dan Caca

Berkhayal tentang suatu pastilah sesuai dengan logikanya. Membayangkan tentang anak gajah yang masih berada dalam rahim ibunya, asyik bermain seperti dalam dunia nyata. Seperti membayangkan sesuatu tanpa batas. Itulah logika anak-anak. Caca yang masih duduk di bangku TK B TK Darma Wanita Kedamean Gresik asik mengungkapkan perasaannya tentang gajah yang dilukisnya.
Aisya Anak TK B (TK Menganti Permai Gresik) lebih memilih tema yang dekat dengan kesehariannya. Tentang seorang ayah dan ibu serta anaknya yang akan berangkat ke masjid.Memilih tema,menuangkan dalam bentuk gambar cara yang paling mudah tentunya dengan pengalaman sendiri, namun demikian kadangkala anak-anak terbang tinggi menjelajahi dunia fantasi untuk menuangkan segala ide-idenya. Dibutuhkan dukungan orang-orang disekelilingnya untuk memberi dukungan kepadanya hingga dia merasa mantap dengan apa yang dilakukannya.

Ruang Komunitas Magenta, Pameran Lukis Anak Internasional



Pada tanggal 10 Pebruari 2009 menjadi pengalaman berharga bagi sebagian anak didik komunitas magenta , karena dapat berpameran di pusat kebudayaan Rusia jalan di Ponogoro Jakarta. Ada 11 anak yang bisa mengikuti pameran. Mereka menjadi bagian dari peserta yang lolos dari sekitar 220 peserta yang mengirimkan kan karya ke Dubes Rusia. Pameran lukis anak-anak internasional yang diikuti dari beberapa daerah di indonesia dan sebagian dari negara asing seperti Rusia, Serbia, India, Thailand dan Usbekistan menampilkan karya yang bernuansa negara mereka masing-masing. warna-warna kontras menyala menjadi ciri anak-anak indonesia. sementara bagi anak dari belahan benua Eropa warna-warna lembut menjadi karakter karya mereka.
Namun yang lebih mendasar perbedaan yang saya tangkap dari lomba ini adalahBagaimana anak-anak dari Rusia dapat menggambar sesuai perkembangan usia mereka. Bagi yang masih TK gaya gambar mereka lebih alamiah, tidak harus anatomis, tidak bergradasi habis-habisan. Lebih kepada bagaimana anak menuangkan ide dan menggambar sesuai dengan kekuatan goresannya. tidak hanya berkutat pada kekuatan menyusun warna sehingga kelihatan menarik.Ketika usia beranjak gambarnyapun ikut berubah, Detail, penggunaan tehnik akan semakin terlihat, Sementara itu kebanyakan Di indonesia Anak-anak yang berlomba menggambar sampai Jelang SMP pun kadang masih menggunakan cara dan bentuk yang tak jauh beda dengan adik-adiknya.
Pengalaman saya mengikutkan murid-murid pada sebuah lomba yang bertitel nasional lebih merasa dihargai daripada di tingkat lokal.Kenapa begitu? Untuk tingkat nasional pemilihan juri benar-benar dari orang yang memang berbasic seni. Sehingga ketika menjuri keputusan yang diambil menjadi tepat. Nilai kekanakan menjadi bagian yang penting. Kekuatan garis menjadi bagian yang juga teramat penting. Sementara pada tingkat lokal(surabaya), Kebanyakan menilai ya yang banyak gradasi, terlihat indah dari kacamata orang besar, rapi dan bersih itulah pemenangnya. Entah siapa yang memulai dan mulai dari kapan dimulai sampai saat ini pun terus berlangsung.
Ketika sang anak belajar menggambar hanya sebatas ikut lomba dan meraih juara, saya pikir anak itu akan dibebankan tugas itu semata.Saat usia beranjak terus maka pada proses selanjutnya dia akan mengalami keasingan pada tehnik bentuk yang harus dihadapi sesuai usianya. Disinilah kefatalan yang ditemui.
Seorang guru seharusnya lebih berani Untuk memberikan kebebasan kepada anak didiknya untuk lebih mengoptimalkan kemampuan yang dimilikinya. Mungkin saja seorang anak memiliki kemampuan yang luar biasa. namun ketika harus terjebak pada lomba kemampuannya jadi terbendung karena harus mengikuti ketentuan-ketentuan lomba.
Banyak hal yang saya peroleh dari lomba di DUBES Rusia,Semoga bermanfaat bagi kita semua!


Sketsa Jiwa,TK islamic Centre Surabaya Indonesia.

Kejujuran dimulai dari gambar, semoga terbawa terus hingga dewasa nanti, karya sketsa yang jujur ini karya anak TK islamic Centre Surabaya Indonesia.

Gambar Terindah

Tema binatang, beberapa saat kemudian anak2 TK Islamic Centre ini berhasil menciptakan gambar yang "berani". Bergaya kekanakan yang saat ini semakin dilupakan, dengan gaya yang berselera lagi in untuk lomba2 di mall. Full Gradasi!!! yang terkadang anak itu tidak mengerti letak indahnya dimana.





Gambar Terindah.Melukis bersama yuuuk......



Membangun kebersamaan, berekspresi pada bagian sendiri-sendiri, setiap individu mencurahkan isi hatinya tentang kepahlawanan. Menghasilkan gambar yang beragam menurut pengertian setiap individu tentang arti kepahlawanan.

GAMBAR TERINDAH



Dunia robot bagi sebagian anak terasa istimewa mulia dari mainan, baju, dvd, celana dalam, buku, segala hal yang mungkin bergambar robot akan dikoleksinya. bagi jabbar dan safa (semuanya TK B) inspirasi robot juga terbawa dalam dunia imajinasinya seperti yang terdapat pada gambar diatas.